Bukankah disetiap pagi datang akan ada harapan baru untuk berubah. aku sadar jika aku mungkin pernah gagal dengan yang lalu. dan kamu pernah tersesat didalam labirin hati masa lampau. lalu bukankah selalu ada harapan baru untuk masa depan?
***
setiap manusia berhak merasa dirinya seperti martabak istimewa. yang selalu berada dalam list teratas di daftar menu yang diberikan abang - abang disaat aku hendak membeli sekotak cinta martabak telur istimewa. harganya cukup lumayan mahal untuk sekotak kasih sayang martabak istimewa. tetapi aku urungkan karena ya kembali lagi keselera. aku memilih martabak telor dengan kategori kedua alias dengan menggunakan telurnya dua.
lalu, kenapa tidak memilih yang istimewa saja? alasannya sederhana. aku tidak punya cukup uang untuk membeli martabak yang istimewa. lagipula, aku juga gak bakal habis memakan martabak istimewa yang seukuran dada-nya jupe TV 14".
ya itulah logika dan alasan kenapa kok sepertinya datar-datar saja, dan seakan akan aku tidak pernah memperlakukan wanita menjadi istimewa. aku kasih tahu sejujurnya. satu, aku bukan pria sewaan romantis. aku tidak bisa memuji wanita, memanjakan dengan tatapan nanar. just like you saw me, somehow God created me with pointless starry eyes (sometimes). bukan berati aku itu emotionless lho ya. aku cuma gak bisa ngungkapin betapa bahagianya aku punya uang 14 miliar kamu. aku sadar dan dari awal aku mulai tumbuh dewasa, aku memulai untuk menerima dan tidak mau ambil pusing terhadap omongan - omongan manusia bajingan sok tahu yang bahkan tidak sepeserpun memberikan aku kesempatan untuk bercerita kepadanya.
untuk perempuan diluaran sana, kamu. yang sudah membuat hidupku semakin lengkap. mohon maaf jika aku menyakiti dengan memperlakukan kamu tidak istimewa. untuk perempuan putih dengan tinggi 163 cm dan rambut terurai seperti model iklan l'oreal. YOU MAY THINK THAT YOU'RE NOT SPECIAL. BUT YOY'RE WORTHY TO FIGHT. now, it's your turn, for you; AM I WORTHY ENOUGH TO FIGHT?
Salam pempek,
Nailal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar